Bismillahirrohmanirrohiim
(Dengan Menyebut Nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang)
Dear BroSist(Brother n Sister),
Pembelajar bisa dikatakan merupakan salah satu aktivitas manusia yang berkenaan dengan proses belajar. Belajar sudah diawali sejak manusia terlahir ke dunia hingga maut menjumpainya. Belajar pun bisa dilakukan d berbagai tempat baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Namun, banyak di antara manusia yang menganggap bahwa belajar hanya dilakukan di dalam ruangan tertutup atau biasa disebut ruang kelas. Selain itu, banyak diantara manusia yang menganggap proses belajar hanya berlangsung selama 7 tahun atau 9 tahun atau 15 tahun atau lebih. Karena proses belajar yang dimaksud adalah yang resmi diadakan suatu lembaga pendidikan baik sekolah, lembaga privat atau bahkan universitas. Proses belajar yang diadakan suatu lembaga pendidikan memang bisa dikatakan 'membatasi' dalam hal waktu dan tempat. Padahal yang dikatakan belajar adalah proses sepanjang tahun dan di berbagai tempat yang tidak terbatas ruang dan waktu. Sebagian orang yang menganggap proses belajar hanya terjadi pada lembaga pendidikan maka akan mempunyai persepsi bahwa di luar lembaga penddikan proses belajar akan terhenti dan diganti dengan kegiatan 'bersenang-senang semata'. Bila ada pemisahan seperti itu, maka yang terjadi bahwa manusia belum mampu menunjukkan dan berjuang untuk meraih prestasinya sebagai manusia seutuhnya. Manusia akan mengabaikan untuk menjadi manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Karena manusia tersebut akan membatasi belajar hanya untuk mencari nilai pada suatu lembaga pendidikan dan akan mengabaikan bahwa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain adalah proses belajar juga di dalam kehidupan yang tidak terbatas ruang dan waktu. Untuk itulah ajakan untuk mengkampanyekan kepada diri sendiri untuk menjadi 'Sang Pembelajar' yang siap belajar untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan senantiasa mengambil setiap pelajaran dalam setiap proses kehidupan yang dilaluinya menjadi sangat penting di tengah arus globalisasi dan westernisasi yang bahkan membatasi diri kita untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain (makhluk sosial).
Semoga bisa mulai kampanyekan kepada diri sendiri untuk menjadi 'Sang Pembelajar' kehidupan.